Artikel

Saat Bencana Melanda, Kapolri: Kita akan Bergerak Cepat ke Lokasi

11 September 2024

“KITA akan bergerak cepat ke wilayah-wilayah yang terdampak bencana. TNI-Polri hadir sebagai representasi negara,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dikutip dari artikel berjudul Kapolri Pastikan Sinergitas TNI-Polri, Amankan Pemilu 2024 hingga Bencana Alam diunggah di laman www.liputan6.com.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pun memastikan komitmennya untuk bersinergi dengan lembaga lain dalam penanganan bencana alam. “Kodam Jaya sudah menyiapkan, selain tenda-tenda untuk pengungsi,” ujar Panglima TNI.

 

Indonesia merupakan negara rawan bencana. Bahkan, World Risk Report (WRR) menempatkan Indonesia sebagai negara urutan kedua dengan risiko bencana terbesar di dunia pada 2023. Adapun urutan pertama yaitu Filipina yang berlokasi di utara Indonesia.

 

 


Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Prasinta Dewi mengatakan Indonesia berada di daerah tropis. Indonesia terletak di antara dua samudra dan dua benua. Kondisi geografis ini menjadi salah satu faktor yang membuat Indonesia rawan bencana. Misalnya banjir bandang, tanah longsor, cuaca ekstrem, abrasi, kekeringan, hingga kebakaran hutan dan lahan.

 

“Oleh karena itu, masyarakat harus memiliki kemampuan untuk bertahan dan membangun kembali kehidupan setelah terkena bencana atau build back better,” ungkap Prasinta dikutip dari artikel berjudul Indonesia Urutan Kedua Negara Paling Berisiko Bencana di Dunia diunggah di laman www.kompas.com.

 

Kapolri menekankan pentingnya menguatkan manajemen risiko bencana alam di Indonesia. Sebab, bencana bisa terjadi sewaktu-waktu dan kapanpun. Seluruh pihak, termasuk Polri, harus berupaya meminimalisasi dampak bencana. Yang paling utama, lanjut Kapolri, sinergitas seluruh pemangku kebijakan menyatukan kekuatan dan kebijakan untuk melakukan pencegahan hingga penanganan setelah bencana.

 

Seluruh Polda Tangani Bencana

Sejak Januari hingga Agustus 2024, Polri menangani 1.374 bencana alam di seluruh wilayah Indonesia. Dengan kata lain, seluruh Polda menangani masalah bencana alam di daerah masing-masing. Data itu diakses dari DORS SOPS Polri pada Senin 2 September 2024.